Kategori 2 – indoor information retrieval
Ini merupakan ruangan seminar di it telkom, disinilah proposal tugas akhir mahasiswa ittelkom di uji sejauh mana mahasiswa menguasai topik tugas akhir mereka sebelum mereka melangakah ke tahap selanjutnya.
3 orang mahasiswa : dari kiri ke kanan Daus, Isandi, Qadir duduk-duduk sebelum seminar dimulai. Mereka sibuk dengan proposal masing-masing dengan tampang yang serius dan jantung berdetak kencang tanpa henti…
Sementara itu, di ruang seminar dua dosen penguji tidak sabar untuk memulai seminar. Dari kiri ke kanan penguji 1 bapak Fajar dan penguji 2 bapak Nadra yang sudah memasang tampang seram untuk membombardir mahasiswa dengan berbagai macam pertanyaan.
Akhirnya…seminar pun dimulai, Isandi menjadi mahasiswa pertama yang seminar. Bapak Fajar tiada henti bertanya dengan menunjukkan kepada Isandi apa maksud tulisan diproposalnya. Isandi pun menjawab dengan penuh percaya diri. Sehingga Bapak Nadra kehabisan kata-kata
.
Selanjutnya, tiba giliran Daus. Daus pusing tujuh keliling menjawab pertanyaan yang dilontarkan pengujiĀ sampai dia memegang kepalanya entah karena gatal atau emang tidak mengerti sama sekali. Bapak Fajar pun tersenyum tersipu malu sedangkan Bapak Nadra sibuk dengan telepon genggamnya.
Mahasiswa terakhir yaitu Qadir. Mahasiswa ini terlihat bingung dengan pertanyaan yang diajukan oleh kedua penguji dan menjawab asal-asalan sehingga kedua penguji semakin bernafsu melontarkan beribu pertanyaan kepadanya.
Setelah ketiga mahasiswa selesai melakukan seminar, biasanya pengujia akan berunding untuk mengumumkan nilai. Tetapi diluar dugaan ternyata nilai dilakukan dengan pengundian
” ini iseng-iseng aja lo jangan dianggap beneran…”
Pengundian pun dilakukan dengan mencabut kertas yang telah disiapkan oleh penguji.
Melihat dari seminar yang telah dilakukan banyak hasil diluar dugaan seperti Isandi yang menguasai materi tidak habis pikir harus “COBA LAGI” seminar berikutnya namun Qadir yang menjawab asal-asalan lulus dan Daus memang sudah diprediksi mendapat hasil ini “BELUM BERUNTUNG.
Untuk kenang-kenangan dilakukanlah sesi foto bersama dimana terlihat ekspresi yang berbeda-beda diantara penguji dan mahasiwa. Hendaklah kita serius dalam melakukan sesuatu jangan hanya mengandalkan keberuntungan belaka tanpa berusaha sekuat tenaga dan pikiran.


Wew,,Nice contest.. Kapan yach wa bisa ikutan kayak gini.. Pengen uey
KEDUAX…
perjuangan yg melelahkan
besok dah pengujian nih
ayo, semangat
jgn lupa ya, kunjungi kita juga di
http://angelswearprada.wordpress.com